Wedang Dongo dan Nasi Liwet Solo

Jogja dan Solo seperti saudara kembar yang baru saja dipisahkan. Bagaimana pun, Jogja dan Solo kan dulunya satu daerah yang dibagi dua. Nggak heran kalau kuliner di Solo nggak kalah menariknya dnegan kuliner di Jogja.

Buat kamu yang sempat melintas di Kota Solo. Ada baiknya sempatkan mampir sejenak Sob. Menikmati kuliner khas Solo. Wedang dongo dan nasi liwet. Kalau nasi liwet kamu pasti sudah sering denger atau mungkin menyantapnya kan Sob. Kalau Wedang Dongo, pasti belum banyak diantara kamu yang pernah mencobanya.

KEUNIKAN

Dua menu ini kalau di Jogja bisa disamakan dengan wedang ronde kalau di Jogja. Adanya kalau malam hari. Enaknya juga kalau dinikmati malam hari. Seger, anget, mantep.

Layaknya di Jogja, kalau malam sudah mulai menyelimuti kota Solo, berbagai warung tenda pun berdiri. Kalau di Jogja adanya penyetan, kalau di Solo beda Sob.  Adanya nasi liwet.

Agak mirip dengan wedang ronde atau wedang uwuh di Jogja. Wedang dongo juga memberikan efek hangat bagi yang meminumnya. Kuahnya memang panas. Jadi meskipun kamu menikmatinya malam-malam, dijamin langsung keringetan.

Bedanya wedang dongo dengan wedang ronde adalah pada jeli dan rumput lautnya. Kalau wedang ronde warna bening, kuah wedang dongo berwarna coklat. Rasa jahenya kerasa banget.

Kalau nasi liwetnya, kamu pasti sudah tahu donk nikmatnya kuliner satu ini. nasinya empuk, pulen, mantap jayalah pokoknya. Apalagi kalau dinikmati dengan tengkleng. Huihhh dijamin ketagihan.

LOKASI

Jalan Teuku Umar Keprabon, Solo

HARGA

Satu porsi wedang dongo biasanya dibandrol dengan harga 7000 rupiah.

Leave a Comment