Gaya Pengantin Jawa Menjelang Abad ke-19

Hayoo siapa yang lagi galau? Ngaku sini. Mana tampang galaunya. Umur sudah kepala jenggot (#lho) tapi belum juga punya gandengan (baca istri atau suami). Pati kalau terima undangan langsung pasang tampang kepiting rebus. Merah, sebel, mangkel. Kok keduluan lagi sih. Huh..#mendengus sebal. STOP! Kok malah mirip paragraf curhat begini ya. Bali ke topik. Gambar diatas … Read moreGaya Pengantin Jawa Menjelang Abad ke-19

Wayang Beber di Tahun 1920-an

Foto diatas adalah foto pertunjukan Wayang Beber. Wayang beber saat ini bisa dikatakan udah hampir punah Sob. Padahal, dulunya pertunjukan Wayang Beber pada zamannya cukup populer. Hal ini bisa kita lihat pada masa Kerajaan Demak. Dulu ada seorang tokoh bernama Jaka Tingkir. Tokoh ini kadang disebut juga Mas Karebet. Menurut cerita, kata ”karebet” berasal dari … Read moreWayang Beber di Tahun 1920-an

Larangan Dalam Bahasa Jawa di Jogja

Kalau kamu pernah blusukkan ke kampung-kampung di Jogja, kamu pasti pernah melihat aneka iklan layanan masyarakat di Jogja. Mulai dari yang isinya melarang pemulung masuk kampung, jam bertamu hanya sampai jam sekian, dilarang ngebut, jalan pelan-pelan, dilarang kencing sembarangan, dilarang buang sampah sembarangan, ngamen gratis, dan sebagainya. Biasanya, iklan-iklan ini ditulis dalam bahasa Indonesia. tapi … Read moreLarangan Dalam Bahasa Jawa di Jogja

Mural Koruptor di berbagai Sudut Kota Jogja (1)

Indonesia memang negara yang unik. Kaya, tapi kekayaannya menguap entah kemana. Banyak orang kaya, tapi banyak juga orang miskin. Katanya Negara punya banayk hutang. Tapi tetep aja banyak yang korupsi. Korupsinya nggak cuma korupsi waktu pula, tapi juga korupsi uang rakyat. Fyuuhh..rasanya pengen gantung koruptor. Ternyata nggak cuma rakyat biasa yang geram melihat banyak koruptor … Read moreMural Koruptor di berbagai Sudut Kota Jogja (1)

Makna Filosofis Batik

Dulu masyarakat Jawa punya tradisi ketat dalam hal penggunaan motif batik pada jarit sedang dipakai. Betewe, kamu tahu jarit kan Sob? Jarit adalah bagian dari pakaian tradisional Jawa. Dipakai pada bagian bawah tubuh. Setiap motif punya makna. Menandai si pengguna sedang dalam posisi atau status tertentu. Motif Kawung Sawut misalnya, digunakan oleh orang yang khusus … Read moreMakna Filosofis Batik

Endhog Abang Sekatenan

Sekaten. Satu budaya Jogja yang nggak akan habis ditulis dalam berlembar-lembar kertas. Mulai dari asal usulnya, perkembangannya, hingga apa-apa yang berkaitan dengannya. Satu yang selalu ada dalam setiap perayaan sekaten adalah endhog abang. Dalam bahasa Indonesia disebut telur merah. Dalam setiap kali acara Sekatenan yang diselenggarakan keraton-keraton Islam di Jawa, khususnya di Joga, pasti selalu … Read moreEndhog Abang Sekatenan

Napak Tilas Rendra di Kampung Ketanggungan

Siapa yang nggak kenal WS. Rendra. Penyair Kondang di negeri ini. Puisi yang dihasilkan nggak bisa dihtung dengan cari. Tapi pakai kalkulator kasir di toko buku. Hehehe. Banyak kritik-kritik sosial yang dia sampaikan melalui puisi-puisinya. Mantap jaya lah pokoknya. Salah satu kota yang pernah menjadi kisah dalam hidupnya adalah Jogjakarta. WS. Rendra selain sebagai penyair, … Read moreNapak Tilas Rendra di Kampung Ketanggungan

Tradisi Ngarak Ompak

Pasti kamu bingung. Ini tradisi apaan. Jogja kok banyak banget tradisi ya. hahaha. Begitulah Jogja. Nggak cukup waktu sebulan buat ubek-ubek Jogja seisinya. Jogja gitu. Nggak ada tandingannya. Apalagi masalah uniknya. Kali ini kamu mau kita ajak lihat-lihat tradisi yang ada di Bantul. Namanya emang agak aneh. tapi kalau dirunut-runut, ternyata mempunyai nilai sejarah yang … Read moreTradisi Ngarak Ompak

Balapan Dara ala Jogja

Jaman sekarang nggak cuma motor yang buat balapan. Burung merpati juga jadi peliharaan yang asyik buat balapan. Ini beneran lho Sob. Nggak percaya? Makanya datang ke Jogja lalu ke Bantul. Pada waktu-waktu tertentu diadakan perlombaan burung merpati alaas dara. Jadi ingat iklan sebuah merk mie. Hehehhe. Le.. le.. le.. le.. le.. re.. re.. re.. re.. … Read moreBalapan Dara ala Jogja

Genduren Ingkung

Sob, kamu pasti udah sering denger kata Rasulan kan? Kalau di daerah lain kadang disebut sedekat bumi, merti bumi dan lan sebagainya. Tahu kan. Biasanya diadain habis panen padi. Menurut cerita sih, tujuannya untuk bersyukur karena dapat rejeki yang melimpah. Buat kamu yang maish tinggal di desa pasti masih sering melihat tradisi ini. Salah satu … Read moreGenduren Ingkung