Situs Bawong

Sob, kamu pasti jarang menemukan sebuah situs sejarah yang isinya nggak cuma satu. Isi? Kayak roti aja, pakai isi. Hush…itu mah khayalan kamu yang lagi laper aja. Di Jogja ada lho Sob, situs sejarah yang isinya nggak cuma satu situs sejarah. Namanya Situs Bawong. Hayoo coba tebak ada berapa macam situs yang ada disini? Kali … Read moreSitus Bawong

Makam Cepokosari Pleret

Jogja sepertinya punya daya tarik sendiri. Ada banyak tokoh yang dulunya bukan orang Jogja, akhirnya menjelajah, lalu hidup dan meninggal di Jogja. Nggak heran kalau kemudian di Jogja ada begitu banyak makam tokoh-tokoh sejarah. Sayangnya kisah tokoh-tokoh tersebut banyak yang terkaburkan. Apalagi selama ini, masyarakat hanya ‘menjaga’ kisah tersebut dengan cara diceritakan turun temurun. Akhirnya … Read moreMakam Cepokosari Pleret

Situs Surocolo

Satu lagi tempat bersejarah di Jogja yang belum banyak diekspose. Masih cukup terjaga alaminya. Tapi untuk menuju ke tempat ini kamu musti sedikit berjuang. Soalnya kamu musti berjalanmendaki bukit dan melewati lereng bukit. Penasaran kita mau kemana? Udah pakcing dulu sanah (dibaca dengan irama iklan mie instan ya Sob hehehe). KEUNIKAN Situs Surocolo terdiri dari … Read moreSitus Surocolo

Situs Kerto, Peninggalan Kerajaan Mataram Islam

Jogja selain menyimpan sejarah Jogja, juga menyimpan sejarah kerajaan sebelum Jogja. Buat kamu yang belum tahu, di Jogja dulunya berdiri sebuah kerajaan yang cukup besar. Kerajaan Mataram Islam. Pusat Kerajaan ini pernah berada di Kerto, Imogiri, Bantul. Nggak percaya? Ya udah deh kalau nggak percaya, yuk ikut kita-kita. Kita tunjukkin situs peninggalan jaman Kerajaan Mataram … Read moreSitus Kerto, Peninggalan Kerajaan Mataram Islam

‘Nyi Roro Kidul’ Di Istana Negara

Eh serius nggak nih? Jangan bikin horror ah. Mana ada Nyi Roro Kidul di Istana Negara. Dia kan makluk air. Emang bisa lama-lama di darat? Hush, sembarangan aja. Emang Nyi Roro Kidul ikan, disamain sama makluk laut. Udah ah bercandanya. Kembali ke topik. Jadi Sob, di Jawa dikenal kisah tutur mengenai laut selatan. Katanya, laut … Read more‘Nyi Roro Kidul’ Di Istana Negara

Wayang Gagrag Jogjakarta

Namanya Sagio. Nama lainnya Mas Lurah Perwitawiguna. Nama kedua ini adalah nama gelar nama dari Kraton Jogja. Beliau ini adalah seorang ahli tatah sungging wayang Kulit Purwa gagrag (corak/gaya) Jogjakarta. Tinggal di desa kerajinan Gendeng Bangunjiwa Kasihan Bantul. Wayang kulit purwa adalah wayang yang menggambarkan tokoh-tokoh dari cerita Ramayana dan Mahabarata. Munculnya wayang kulit purwa … Read moreWayang Gagrag Jogjakarta

Lengger Tapeng Kulon Progo

Sob, kamu tahu Kesenian Tayub? Itu lho, kesenian tari yang biasanya banyak ditampilkan di Gunungkidul. Nah, Kesenian Tari Lengger kurang lebih mirip seperti itu. Kesenian Tayub sering dianggap sebagai bentuk kesenian tari erotik. Tapi ada juga pendapat lain yang mengatakan kalau awalnya, tarian ini digunakan untuk upacara sakral. Misalnya ruwatan, merti desa, bersih sendang/telaga, wiwitan … Read moreLengger Tapeng Kulon Progo

Situs Sumur Bandung dan Watu Kenong di Bukit Piyungan

Apalagi ini? Sebenarnya ada berapa situs sejarah di Jogja? Kalau kamu nanya kayak gini, jawabannya cuma satu Sob. Banyak. hehehe. Emang banyak sih. Nggak kehitung saking banyaknya situs sejarah yang ada di Jogja. Reruntuhan Kerajaan Mataram, candi-candi. Dan lain sebagainya. Kali ini kamu bakal kita ajak jalan-jalan ke sebuah situs di daerah Bantul. Namanya Situs … Read moreSitus Sumur Bandung dan Watu Kenong di Bukit Piyungan

Tentara Spoy Tahun 1812

Spoy? Nggak salah tulis nih? Sepoy kali? Nggak lah Sob. Nah, ketahuan kan kalau kamu nggak pernah baca sejarah tentang Jogja. Jadi Sob, dulu Kasultanan Jogjakarta pernah mengalami perang atau Geger Spoy. Perang ini terjadi pada bulan Juni 1812. Penyerangan Inggris atas Jogjakarta ini dilakukan Inggris dengan menggunakan pasukan gabungan. Yakni pasukan reguler Inggris dan … Read moreTentara Spoy Tahun 1812

Gaya Pengantin Jawa Menjelang Abad ke-19

Hayoo siapa yang lagi galau? Ngaku sini. Mana tampang galaunya. Umur sudah kepala jenggot (#lho) tapi belum juga punya gandengan (baca istri atau suami). Pati kalau terima undangan langsung pasang tampang kepiting rebus. Merah, sebel, mangkel. Kok keduluan lagi sih. Huh..#mendengus sebal. STOP! Kok malah mirip paragraf curhat begini ya. Bali ke topik. Gambar diatas … Read moreGaya Pengantin Jawa Menjelang Abad ke-19