Rest Area Bunder

Rest Area Bunder dikenal juga Bunder Rest Area. Kawasan ini merupakan salah satu tempat persinggahan dan peristirahatan sementara (stop over). Letaknya yang strategis membuat tempat ini sering dijadikan sebagai tempat persinggahan oleh para pengendara yang melintas maupun para wisatawan yang berkunjung ke daerah Gunungkidul. Kalau kamu berencana untuk jalan-jalan ke Gunungkidul, ada baiknya kamu singgah bentar ke Rest Area Bunder Sob. Sekedar melepas penat, sambil menghirup udara dengan aroma kayu putih.

Ide awal dibangunnya Rest Area Bunder ini karena jarak menuju tempat wisata di Gunungkidul cukup jauh. Jadi dinggap perlu untuk membangun sebuat rest area. Pada tahun 2001, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul menggagas pembangunan Rest Area Bunder.

Meskipun sebenarnya berada di Desa Gading, rest area ini menggunakan nama “Bunder”. Bunder ini adalah nama sebuah desa yang berbatasan langsung dengan Desa Gading, di mana Kali Oya sebagai pemisah dari keduanya. Alasan utama dinamakan Rest Area Bunder (bukan Rest Area Gading), karena dikelola oleh pemerintah setempat bekerja sama dengan masyarakat Desa Bunder yang berada paling dekat dengan kawasan rest area ini Sob.

KEISTIMEWAAN

Ngadain acara disini nggak bakal ngebosenin Sob. Beda dengan kawasan kaliurang yang mau pagi, siang, sore, apalagi malem selalu dingin. Suhu di Rest Area Bunder termasuk lebih bersahabat. Seleliling kawasan ini dikeliling oleh pohon-pohon kayu putih. Jadinya, aroma yang terhirup pun serasa ikut menghangat.

Keberadaan Kali Oya yang airnya jernih dan sejuk di sebelah barat rest area menambah kesejukan tempat ini. Saat ini, Dinas Pariwisata setempat sedang mencanangkan pembangunan bendungan di Kali Oya di sekitar rest area untuk digunakan sebagai tempat pemancingan bagi para wisatawan.

Disini kamu nggak cuma menikmati berbagai fasilitas yang tersedia. Kamu juga bisa menikmati berbagai obyek wisata menarik lain yang berdampingan dengan rest area. Beberapa diantaranya penyulingan minyak kayu putih, budidaya sutra alam, penangkaran rusa, dan Sendang Mole. Obyek-obyek wisata yang berada satu kawasan dengan rest area ini dikelola oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Sejak dijadikan sebagai Taman Hutan Raya dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: SK.353/Menhut-II/2004 tanggal 28 September 2004, Hutan Bunder ini berfungsi sebagai hutan konservasi yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, budaya, pariwisata maupun rekreasi.

Nggak cuma itu, kamu juga bisa melihat penangkaran Rusa Timor seluar 6 hektar yang berada sekitar 1,5 km dari Rest Area Bunder. Selain menyaksikan cara pemeliharaan Rusa Timor tersebut, kamu juga bisa beriteraksi langsung dengan rusa yang ada. Puas denagn wisata alam di sekitar Hutan Bunder, kamu bisa menikmati mie hangat atau sayur nasi merah yang dipadu dengan sayur lombok hijau. makanan ini termasuk makanan khas Gunungkidul.

C. Lokasi

Rest Area Bunder berada dalam wilayah Desa Gading, Kecamatan, Playen, Kabupaten Gunungkidul, Jogjakarta.

D. Akses

Pengin nyobain camping di lokasi ini?menuju ketempat ini gampang kok Sob. Kamu cukup naik bus jurusan Jogja-Wonosari dari terminal Giwangan. Turun di depan rest area Bunder. Biasanya kamu cuma dikenai tarif 4000 rupiah.

TIKET

Berkunjung ke tempat ini, kamu  nggak ditarik biaya apapun Sob. Tapi kalau kamu mau ngadain acara disini, baru deh kamu ditarik biaya. Sewa tempat ini nggak terlalu mahal Sob. Cuma 150000 rupiah per hari. Tarif ini berlaku untuk semua jenis penggunaan pendapa.

AKOMODASI DAN FASILITAS LAINNYA

Fasilitas utama rest area ini adalah rumah bergaya arsitektur khas Jawa (pendapa). Pendapa ini terletak di sisi timur area parkir. Fasilitas pendukung lainnya adalah arena bermain anak-anak yang terletak di sebelah utara area parkir serta mushola dan MCK di sisi selatan area parkir. Pendapa yang dibangun di kawasan rest area ini dapat digunakan sebagai sarana pertemuan dan pesta pernikahan. Selain itu, disini juga terjamin stock air bersihnya.

KOMENTAR

Comments are closed.