Desa Wisata Garotan Bendung

Desa Wisata Garotan Bendung adalah satu di antara keempat desa wisata yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Desa wisata ini menawarkan wisata pembuatan kerajinan berbahan baku besi dengan teknik cor logam. Desa wisata ini telah terkenal sebagai produsen lampu antik bergaya kolonial yang sangat indah, serta berbagai furnitur lain seperti kursi taman, ornamen, dan barang kerajinan lain dengan teknik cor logam dan punya kualitas produksi yang sangat baik (pengerjaannya halus).

Hampir setiap rumah di desa ini jadi produsen kerajinan berbahan baku besi tersebut. Sedangkan sebagian penduduk desa lainnya berprofesi sebagai petani. Potensi para penduduk desa akhirnya menggugah Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul untuk mengembangkan Dusun Garotan yang secara administratif masuk wilayah Desa Bendung menjadi desa wisata. Pada tahun 2001, Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul akhirnya menetapkan Dusun Garotan menjadi desa wisata dengan ciri khas sebagai desa pengrajin dengan bahan baku besi berteknik cor logam.

KEISTIMEWAAN

Desa wisata ini terkenal sebagai sentra kerajinan cor besi dengan produk lampu antik, kursi taman dan lain-lain. Lampu antik ini biasanya banyak diburu oleh konsumen. Harga yang ditawarkan juga nggak bisa dibilang murah. Tapi, di desa ini lampu antik yang diproduksi selain cantik, harganya juga relatif murah.

Disni kamu nggak Cuma bisa melihat cara pembuatan kerajinan dari cor besi, tapi juga bisa menikmati suasana pedesaan lewat beberapa paket wisata. Tinggal kamu pilih kamu mau apa, ada kursus singkat pembuatan kerajinan berbahan baku besi, kursus singkat membuat berbagai macam makanan khas Gunungkidul, ikut bercocok tanam dengan masyarakat, hingga berternak sapi.

LOKASI

Desa Wisata Garotan Bendung terletak Dusun Garotan, Desa Bendung, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, sekitar 25 km ke arah utara dari Kota Wonosari, atau sekitar 60 km ke arah Timur dari Kota Jogjakarta.

AKSES

Kalau kamu naik kendaraan umum, kamu bisa naik bus jurusan Jogjakarta-Wonosari dari Terminal Bus Giwangan, turun di Terminal Wonosari. Dari Terminal Wonosari, kamu ┬ábisa melanjutkan perjalanan dengan naik angkutan umum berbentuk colt berwarna hijau dengan jurusan Kecamatan Semin. Selain naik colt, kamu juga bisa naik ojek dari Terminal Wonosari menuju Desa Wisata Garotan yang berjarak sekitar 25 km dari Terminal Wonosari. Ongkos ojek sekitar Rp. 20.000,00 – Rp. 25.000,00, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

HARGA TIKET

Masuk ke Desa Wisata Garotan Bendung kamu nggak dipungut biaya sepeserpun.

AKOMODASI DN FASILITAS LAINNYA

Disini kamu bisa membeli berbagai macam macam souvenir khas yang diproduksi disini. Selain kios cinderamata, Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul bekerjasama dengan masyarakat setempat juga membangun berbagai tempat penginapan, seperti penginapan berkapasitas 15 kamar, 7 unit home stay berkapasitas total 35 orang dengan harga sewa Rp. 65.000,00 per orang (makan 3 kali), dan 2 ruang pertemuan berkapasitas 150 orang dengan biaya sewa Rp. 100.000,00.

Fasilitas lain yang ditawarkan di Desa Wisata Garotan Bendung adalah toilet yang bersih (sebanyak 4 unit), sebuah pusat informasi yang siap melayani kamu setiap hari pada pukul 08.00-16.00 WIB, pusat jajanan (kios oleh-oleh) yang menjual berbagai makanan khas Gunungkidul, seperti keripik singkong, gaplek, tiwul, sayur lombok ijo, sego abang, dan berbagai aneka minuman ringan. Selain itu juga tersedia area parkir yang cukup luas di dua tempat yang berkapasitas maksimal 60 unit mobil, 200 unit sepeda motor, dan 3 unit bus.

KOMENTAR

Comments are closed.