Kyai Slamet, Bukan Sekedar Nama Kerbau

Kamu pasti tahi Kerbau Bule kan? Itu lho, kerbau yang biasanya diarak pas sekatenan di Solo. Nah, ingat kan. Tahu nggak asal mula nama Kyai Slamet? Jangan bilang kamu ngira, dulu ada kerbau yang jadi kyai.

Ternyata, nama Kyai Slamet ini diambil dari nama pekathik yang merawat si kerbau bule. Nah, kamu baru tahu kan? Mau tahu lebih banyak? Yakin?

KEUNIKAN

Makam Kyai Slamet, ada dalam satu pagar dengan makam Kyai Mlati. Terletak di sisi belakang kompleks makam raja-raja Mataram. Tepatnya pada sisi belakang-selatan. Belakang kompleks makam raja-raja dari Kasunanan Surakarta.

Kompleks makam Kyai Slamet dan Kyai Mlati diberi pengaman berupa pagar besi. Luas halaman makam sekitar 8 m x 3 m. Ketinggian pagar sekitar 1 m. Nisan makam Kyai Slamet memiliki ukuran panjang sekitar 130 cm, lebar 45 cm, dan tinggi sekitar 75 cm. Nisan Kyai Mlati memiliki ukuran panjang sekitar 120 cm, lebar 40 cm, dan tinggi sekitar 60 cm.

Kyai Slamet ini adalah pekathik (tukang mencari rumput) bagi kerbau bule milik Sunan Paku Buwana I (1704-1719). Kerbau ini pada awalnya dinamakan Kebo Danu.

Nggak ada keterangan yang jelas, kenapa kerbau ini dikeramatkan. Tapi ada yang menyebutkan bahwa kerbau bule atau sekarang disebut Kyai Slamet mulai ada di Keraton Surakarta sejak Sunan Paku Buwana II (1727-1744).

Kerbau bule milik Sunan Paku Buwana II ini disebutkan merupakan hadiah dari Bupati Ponorogo. Kerbau bule ini diperuntukkan sebagai cucuk lampah (pengawal/pembuka jalan) untuk kirab atau perarakan pusaka Keraton Surakarta yang dinamakan Kyai Slamet. Karena dipakai untuk mengiringi kirab Kyai Slamet, maka kerbau bule tersebut kemudian juga dikenal dengan nama Kyai Slamet.

Kyai Slamet dan istri selaku pekathik ini dikenal begitu menyayangi binatang ternak tanggung jawabnya. Kedekatan Kyai Slamet dengan kebo bule ini lama-kelamaan menyebabkan penyebutan nama kerbau tersebut sering dipersamakan dengan nama Kyai Slamet.

Hmm hayoo ngaku siapa yang baru tahu kalau nama Kyai Slamet itu sebenarnya nama orang. Pasti dikira dari dulu udah ada Kerbau yang jadi Kyai. Hihihi

LOKASI

Makam Kyai Slamet ada di belakang kompleks makam raja-raja Mataram. Tepatnya di Dusun Payaman, Kalurahan Girirejo, Kalurahan Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Jogjakarta.

AKSES

Lokasi makam ini bisa kamu capai melalui Jalan Imogiri Barat atau Jalan Imogiri Timur ke selatan. Sampai di Pasar Imogiri kamu ikuti saja jalan ke kiri (timur) menuju ke arah makam raja-raja Mataram. Lokasi makam ini berada di sisi selatan Jogja pada jarak sekitar 20 kilometer.

HARGA TIKET

Free.

AKOMODASI DAN FASILITAS LAINNYA

Mumpung kamu udah sampai sini. Mending sekalian mampir ke Makam Raja-Raja Mataram. Lumayan kan dapat dua destinasi wisata sejarah sekaligus.

KOMENTAR

Comments are closed.