Sri Paku Alam VIII dengan Pakaian Belanda

Hayooo Sob, bisa nebak nggak itu gambar siapa? Yap, kamu benar, itu adalah foto almarhum Sri Paku Alam VIII. Pas difoto, beliau masih berusia muda. Sri Paku Alam VIII mengambil bagian dalam sebuah parade militer Belanda. Sri Paku Alam VIII menjadi bagian dari sebuah kesatuan pasukan tambahan lokal. Selain itu beliau juga tergabung dalam pasukan reguler KNIL (het Koninklijke Nederlands(ch)-Indische Leger). Secara harafiah diterjemahkan sebagai Tentara Kerajaan Hindia-Belanda. Foto tersebut dibuat pada tanggal 1 Desember 1941. Foto diri Sri Paku Alam VIII tampak di tengah-tengah (menghadap kamera).

Rekrutmen pasukan tambahan atau pasukan cadangan hampir selalu dilakukan oleh bangsa-bangsa kolonial. Baik itu Belanda, Inggris, Perancis, Jepang, dan sebagainya. Pasukan cadangan selalu menjadi penting. Apalagi kalau masukan reguler atau pasukan inti dari negara yang bersangkutan (kolonial) kekurangan tenaga militer. Pasukan cadangan atau pasukan tambahan dari bangsa lokal selalu menguntungkan pihak kolonial karena dipandang murah. Serta lebih mengerti medan serta karakter bangsanya sendiri. Hanya saja pasukan lokal sebagai pasukan cadangan juga sering memiliki beberapa kelemahan, misalnya kurang militan, kurang disiplin, dan relatif kurang menguasai teknologi.

Militer Belanda selalu menggunakan orang-orang lokal untuk memerangi bangsa yang dijajahnya (Indonesia). KNIL Ambon merupakan salah satu pasukan cadangan atau tambahan militer Belanda yang cukup diandalkan pada masanya. Belanda sangat lihai mengadu dombakan dua kekuatan lokal untuk saling menghancurkan dan kemudian dikuasainya.

Foto di atas menunjukkan bahwa betapa Belanda memang cukup lihai mencengkeramkan pengaruhnya kepada bangsa inlander. Baik melalui cara-cara budaya maupun militeristik.

Sumber: van Bruggen, M.P. dkk., 1998, Djokja en Solo: Beeld van de Vorstensteden, Nederland: Asia Maior.

 

Leave a Comment