Sejarah Stupa Glagah, Kulon Progo

Ternyata banyak situs sejarah di Jogja yang belum diekspose ya. Padahal semuanya bernilai sejarah. Salah satunya Stupa Glagah. Lho ada to? Nah, kamu juga baru tahu kan. Sepertinya memang kita harus sering jalan-jalan muter Jogja. Soalnya banyak obyek yang tersembunyi. Kalau nggak dicari nggak ketemu.

KEUNIKAN

Stupa Glagah berada di pekarangan milik penduduk. Stupa terbuat dari batu andesit. Termasuk juga batu lapik atau alas dari stupa tersebut. Tinggi stupa sekitar 180 cm. Diameter stupa kira-kira 50 cm. Batu alas atau lapik stupa berukuran sekitar panjang 70 cm, lebar 70 cm, dan tinggi sekitar 70 cm. Di sisi stupa tersebut juga terdapat batuan lain dengan beberapa ukuran yang diduga merupakan bagian dari peninggalan kuno seperti stupa yang berada di lokasi.

Menurut beberapa sumber Stupa Glagah ini dibuat pada abad 8-9 Masehi. Sejarahnya masih belum jelas. Tapi, paling nggak, dengan adanya stupa ini,  menunjukkan kalau di sekitar Sidorejo, Temon pada kisaran abad 8-9 telah dihuni manusia dengan peradaban yang cukup maju.

Ada juga cerita lain yang berkembang, yang menyebutkan kalau kemungkinan Stupa Glagah mempunyai kaitan dengan cerita rakyat yang sempat berkembang di tempat itu. Cerita rakyat itu menyebutkan bahwa di Glagah dulu ada wilayah yang dinamakan Kadipaten Sidorejo. Kadipaten ini dipimpin oleh Adipati Cangak Mengeng.

Di tempat lain ada sebuah kadipaten yang bernama Kadipaten Ngreyap. Dipimpin oleh Adipati Ngreyap. Keduanya terlibat peperangan dan Kadipaten Sidorejo kalah. Cerita ini menyebutkan bahwa Adipati Cangak Mengeng kemudian moksa. Seiring itu Kadipaten Sidorejo pun diratakan oleh Adipati Ngreyap.

LOKASI

Stupa Glagah terletak di Di Dusun Glagah, Kalurahan Sidorejo, Kecamatan Temon, Kabupatan Kulon Progo, Jogjakarta. Letaknya nggak terlalu jauh dari dari Jalan Raya Daendels (jalur selatan di wilayah itu).

 

Leave a Comment