Pantai Ngrenehan

Pengen lari dari hiruk pikuk suasana kota? bosen dengan suasana pantai yang gitu-gitu aja? Pengen yang sepi enak buat merenung dan menyendiri? Nah, pas banget nih. Ada satu pantai di Gunungkidul yang belum banyak disambangi banyak orang. Jadinya masih alami banget. Penasaran?

Pantai ini termasuk salah satu pantai pasir putih di Gunungkidul. Pantai ini hanya berjarak 25 km dari kecamatan Playen, Gunungkidul. Mungkin salah satu sebab pantai ini masih rapi dan alami adalah, jalan menuju pantai ini masih alami juga. Berliku-liku dan berkelok-kelok, jadi nggak banyak wisatawan yang berkunjung ke pantai ini.

Selain itu, banyak pantai di Gunungkidul yang mudah dijangkau dibandingkan pantai Ngrenehan. Seperti pantai Baron, Kukup, Sundak, Krakal dan lain sebagainya. Jadi maklum kalau selama ini kamu nggak begitu tertarik buat nyambangin nih pantai. Padahal, pantai ini nggak kalah keren disbanding pantai yang lain lho Sob.

KEISTIMEWAAN

Menurut sejarah, nama Ngrenehan merupakan pemberian Raja Demak yang bernama Raden Fatah, putra dari Prabu Brawijaya V. Prabu Brawijaya V sendiri adalah raja Majapahit yang memerintah tahun 1464-1478 M. Suatu ketika Raden Fatah datang ke kawasan ini untuk mencari ayahnya yang melarikan diri bersama dua orang istrinya (Dewi Lowati dan Bondang Surati) karena enggan untuk memeluk agama Islam.

Tapi, saat tiba di kawasan ini, Raden Fatah nggak menemukan mereka. Akhirnya, ia mengajak para petinggi-petinggi Kerajaan Demak untuk berembuk (musyawarah) tentang bagaimana cara menemukan orang tuanya. Dari peristiwa inilah muncul istilah pangrena yang berarti ajakan. Kata pangrena berasal dari kata reneh yang berarti sini. Kemudian masyarakat di sekitar kawasan ini mengubahnya menjadi ngrenehan yang berarti kemarilah ke sini. Kata reneh yang diberi awalan ng dan akhiran an berarti menunjuk pada suatu tempat, yaitu Pantai Ngrenehan.

Hal yang paling bikin asyik dari pantai  ini adalah pasir putihnya yang terhampar luas. Selain itu pantai ini masih alami banget Sob. Soalnya nggak banyak yang mau bersusah payah buat menjangkau tempat ini. Sampai di pantai ini kamu bakal nemuin batu-batu karang yang berdiri kokoh dan besar. selain itu air di pantai ini cukup jernih.

Pada gugusan karang kecil dibawah laut, banyak ikan-ikan kecil berwarna-warni yang bermain di sekitar karang. Bayangin aja kamu udah kagum kan. Serasa punya akuarium besar. belum lagi kalau debur ombak menerpa karang-karang ini. view-nya keren abis Sob. Pas banget buat kamu yang hobi fotografi.

Pantai pribadi dengan akuarium yang besar. kurang apalagi coba. Belum lagi kalau ada yang memancing ikan di antara karang-karang tersebut, kamu bisa beli ikan hasil pancingan nelayan itu. Jalan-jalan sambil bakar ikan di pantai pribadi. Asyik banget kan.

LOKASI

Pantai Ngrenehan termasuk ke dalam wilayah Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Jogjakarta.

AKSES

Moda transportasi yang  bisa kamu gunakan untuk mencapai Pantai Ngrenehan bisa  kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Hanya saja, kalau menggunakan kendaraan umum, terutama yang beroda empat, pengunjung diantar hanya sampai di Trowono. Dari Trowono menuju ke lokasi pantai harus menggunakan ojek karena kendaraan umum beroda empat belum tersedia untuk jalur ini.

HARGA TIKET

Biaya tiket masuk ke kawasan Pantai Ngrenehan sebesar Rp 3.000,00. Harga tiket ini termasuk biaya masuk ke kawasan wisata Pantai Ngobaran karena satu jalur dengan Pantai Ngrenehan. Jadi, dengan hanya membayar Rp 3.000,00, kamu bisa menikamati pesona dua kawasan pantai sekaligus.

AKOMODASI DAN FASILITAS LAINNYA

FAsilitas yang bisa kamu nikmati disini antara lain masjid, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan tempat parkir. Sampai sekarang belum ada jaringan listrik yang masuk ke tempat ini. jadi belum banyak fasilitas yang dibangun ditempat ini.

Leave a Comment