Nasi Gurih, Menu Khas di Perayaan Sekaten

Nasi Gurih, Menu Khas di Perayaan Sekaten

Di acara perayaan Sekaten ada yang jad iciri khas lho. Namanya sego gurih, bahasa Indonesia-nya nasi gurih. Nasi yang rasanya gurih dan enak ini biasanya dijajakan saat acara Sekaten saja. Selain menjadi santapan khas, menu yang satu ini dijadikan sebagai simbol keberkahan dan kemakmuran.

Jadi, kalau kamu mau menikmati sajian khas ini datangnya waktu ada perayaan Sekaten ya. Soalnya kamu akan sulit menemukan menu sego gurih selain di acara ini.

Ciri Khas

Menu khas tentu ada ciri khas-nya juga dong. Nah, sego gurih yang satu ini memiliki komposisi yang terdiri dari nasi gurih beserta pelengkap lainnya. Komponen yang melengkapi hidangan ini adalah kedelai putih goreng, kedelai hitam goreng, rese (kulit udang kering) goreng, sambel pecel, suwiran ayam ingkung, telur bumbu opor, sambal goreng krecek, kemangi, timun, bawang goreng, kacang tanah goreng, krecek goreng, emping melinjo, irisan kubis dan peyek gereh atau krupuk.

Lengkap banget tuh menunya, dalam satu hidangan aja sampai segitu banyaknya komponen yang ada. Kalau dilihat dari komposisinya sih, pasti rasanya maknyus tuh.

Apa Sih Sebenernya Sego Gurih?

Pasti ada yang bertanya-tanya kan, tentang jati diri si sego gurih ini? Sebenernya sego gurih mirip sama nasi uduk. Memiliki rasa yang hampir sama yaitu gurih dan bahan untuk membuatnya pun juga mirip.

Sego gurih dimasak bersama dengan santan, garam dan daun salam. Proses memasakannya memerlukan beberapa tahapan. Pertama, beras yang sudah dicuci dimasak seperti kalau kamu menanak nasi biasa. Ketika air mulai mendidih dan hampir kering, santan berbumbu dimasukkan ke dalam beras tadi.

Nah, beras terus dimasak dengan menggunakan api sedang, sambil diaduk beberapa kali. Kalau santan sudah mulai mengering dan meresap ke dalam beras, kecilkan api. Sampai tahapan ini kam harus melihat, apakah tekstur nasi sudah tidak begitu keras atau akas dan mawur atau terpisah-pisah. Kalau sudah begitu, selanjutnya nasi ditanak menggunakan kukusan sampai benar-benar matang sempurna.

Kalau kamu nggak mau repot, saat acara Sekaten, banyak banget kok yang jual sego gurih ini. Jadi selain tujuan kamu ke pasar malam, sempetin juga buat mampir mencicipi kuliner yang satu ini.

Dimana Nih Tempatnya?

Para penjual sego gurih biasa menjajakan dagangannya di sekitaran Masjid Gedhe Kauman. Tepatnya sih sebelum pintu masuk ke masjid dari sisi timur.

Di sana kamu akan menemukan banyak pedagang yang menjual sego gurih. Tinggal pilih aja mau makan di penjual yang mana karena rata-rata rasanya hampir sama.

Kamu nggak perlu khawatir soal harga, satu porsi sego gurih nggak mahal kok. Apalagi buat orang luar Jogja tuh, pas di kantong lah untuk ukuran satu porsi nasi beserta lauk dan pelengkapnya.

Endog Abang

solopos.com
solopos.com

Selain sego gurih, ada satu lagi makanan khas yang bisa kamu jumpai saat Sekaten, namanya endog abang atau bahasa Indonesia-nya telur merah. Mungkin dinamai endog abang karena warna kulit telurnya merah.

Nah, ada yang unik dengan telur yang satu ini. Biasanya endog abang ini dijajakan dengan cara ditusuk kemudian diberi hiasan menggunakan kertas. Selain itu ada lagi nih keunikannya, rata-rata penjual endog abang ini sudah sepuh-sepuh. Kalau nggak percaya kamu bisa cek deh langsung ke tempatnya.

Nah, sepertinya khasanah kuliner yang ada di Jogja nambah satu lagi nih. Kamu harus cobain ya menu sego gurih dan endog abang yang menjadi hidangan khas Sekaten.

3 thoughts on “Nasi Gurih, Menu Khas di Perayaan Sekaten

  1. “He was not pleased, but I am pleased enough for the both of us.”That is going to be my stock answer from now on whenever someone asks what Evan thinks about whatever interior decor thing I have going on.

Leave a Comment