Museum Perjuangan

Sudah deh Sob, kamu percaya aja, kalau Jogja itu semuanya ada. Kuliner unik, menarik ada. kesenian tradisional ada. kerajinan yang oke punya tapi harganya bersahabat juga ada. bahkan museum-museum yang menyimpan aneka sejarah perjuangan Indonesia juga ada di Jogja.

Salah satu museum yang menyimpan saksi sejarah pejuangan bangsa Indonesia adalah Museum Perjuangan. Kira-kira apa yang tersimpan di museum ini ya Sob. Yuk mari langsung kita cek ke TKP.

KEUNIKAN

Museum Perjuangan adalah museum yang didirikan untuk mengenang sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Selain itu juga untuk mengenang setengah abad masa Kebangkitan Nasional. museum ini nggak terlalu populer. Apalagi dibandingkan dengan museum lain yang ada di Jogja. Sayang banget sebenarnya Sob. Padahal viewnya bagus banget lho. Bangunannya unik.

Museum ini diresmikan pada 29 Juni 1961. Peletakan batu pertama oleh Sri Paku Alam VIII. Pembangunan dari museum ini sendiri memakan waktu sekitar 3 tahun. Ditandai dengan peletakan batu terakhir. Perjalanan museum ini bisa dibilang nggak mulus. Antara tahun 1963 – 1969, museum ini pernah mengalami kesulitan dalam pendanaan. Sampai-sampai museum ini ditutup untuk umum.  Penutupan ini masih terus berlanjut sampai tahun 1974. Museum ini baru dibuka kembali tahun 1980.

Bangunan museum ini unik. Berbentuk Ronde Tampel. Bentuk bangunan ini merupakan arsitektur gaya Romawi Kuno dan Timur. Museum ini mengkoleksi benda-benda sejarah perjuangan, seperti relief, patung, foto dan meja kursi. Jumlah koleksi yang dimiliki museum ini sebanyak 200 buah. Koleksi ini  diambil dari zaman perjuangan bangsa tahun 1908-1949. Terdapat tiga ruang diorama di museum ini.

Jam buka museum yaitu untuk Selasa sampai dengan Kamis pukul 08.30-14.00, Jum’at pukul 08.30-11.30, sedangkan hari  Sabtu dan Minggu tutup.  Museum ini menyimbolkan filosofi kemerdekaan melalu arsitektur yang tersirat pada anak tangga berjumlah 17, 8 daun pintu, serta 45 jendela. Keunikan museum ini juga terlihat dari bentuk gedung yang terbentuk silider, beratap seperti topi baja, dan disangga oleh lima buah terap.
Di sana kamu bisa melihat tempat tidur Bung Karno saat ditahan di Rengasdengklok, tea set yang digunakan Jendral Sudirman saat perang gerilya, tas kulit yang dipakai Bung Hatta saat perundingan KMB di Belanda, dan beragam koleksi lainnya. banyak banget koleksinya. Dijamin nggak rugi deh Sob.

LOKASI

Jalan Kolonel Sugiyono No. 24 Bontokusuman, Kota Jogja, Jogjakarta.

AKSES

Dari arah Malioboro langsung saja menuju arah Taman Pintar sampai di perempatan lampu merah, lalu belok ke kanan arah ke Jogjatronik, lurus saja ikuti jalan sampai menemukan lampu merah lagi di daerah Pojok Beteng, lalu belok ke kiri, ikuti saja jalan sampai ketemu shelter Trans Jogja di kanan jalan. Nah letak Museum Perjuangan Jogjakarta ini terletak persis di sebelah shelter bus tersebut.

HARGA TIKET

Harga tiket masuk ke museum ini murah banget Sob. Cuma dengan merogoh kocek 2000 perak, kamu bisa menikmati berbagai macam koleksi yang ada di museum ini.

AKOMODASI DAN FASILITAS LAINNYA

Kalau belum dipindah ke lokasi yang baru, kamu bisa sekalian menikmati aneka koleksi museum sandi. jadi kebetulan museum perjuangan dan museum sandi berada dalam satu kompleks. Lantai 1 untuk museum sandi dan lantai 2 untuk museum perjuangan. Tiket masuknya jadi satu dengan tiket masuk museum perjuangan. Jadi kamu nggak perlu merogoh kocek lagi untuk menikmati aneka koleksi museum sandi. Selain itu, Museum Perjuangan Jogjakarta ini mempunyai fasilitas diantaranya perpustakaan, auditorium, tempat parkir, dan toilet.

Leave a Comment