Lengger Tapeng Kulon Progo

Sob, kamu tahu Kesenian Tayub? Itu lho, kesenian tari yang biasanya banyak ditampilkan di Gunungkidul. Nah, Kesenian Tari Lengger kurang lebih mirip seperti itu. Kesenian Tayub sering dianggap sebagai bentuk kesenian tari erotik. Tapi ada juga pendapat lain yang mengatakan kalau awalnya, tarian ini digunakan untuk upacara sakral. Misalnya ruwatan, merti desa, bersih sendang/telaga, wiwitan (panen) padi, wiwitan penanaman padi, dan sebagainya.

KEUNIKAN

Tari Lengger dianggap bisa mendatangkan kekuatan magis. Selanjutnya mendatangkan rasa ayem tentrem masyarakat. Nggak heran kalau muncul berbagai kepercayaan dengan adanya Tari Lengger. Misalnya kalau ada pertunjukkan Tari Lengger, dan ada anak kecil rewel atau sakit, anak kecil tersebut diciumkan ke pipi penari lengger. Masyarakat percaya kekuatan magis yang ada pada diri Lengger akan mempercepat kesembuhan si anak.

Banyak juga yang memberikan bayi atau anak-anaknya agar dipangku atau ditimang-timang penari Lengger. Harapannya si bayi nggak diganggu oleh kekuatan (ruh) jahat.

Tari Lengger merupakan tari khas daerah Wonosobo-Banjarnegara dan Banyumas. Tapi, di Jogja pun juga ada tarian serupa, namanya Tari Lengger Tapeng.

Tari Lengger Tapeng Kulon Progo merupakan singkatan dari Lengger Tayub Topeng. Disebut sebagai Lengger Tayub Topeng karena pengibing atau badhut-nya (penari pria) semuanya memakai topeng. Umumnya topeng yang dikenakan adalah topeng-topeng pementasan Wayang Wong baik lakon Mahabarata, Ramayana, maupun Panji.

Jenis kesenian ini ada di Dusun Nglinggo sejak zaman dulu. Baru mulai ditata dengan rapi pada tahun 1915-an. Saat ini, anggota Tari Lengger Tapeng ada sekitar 50-an orang. Jumlah ini terdiri atas penari Lengger dan pengrawitnya.

Cerita yang ditarikan biasanya cerita Panji Asmara Bangun-Dewi Sekartaji. Biasanya disusupi dengan syiar agama (Islam). Syair-syair yang ditembangkan umumnya berisi puji-pujian untuk Nabi Muhammad. Selain puji-pujian juga berisi nasihat dan petunjuk-petunjuk untuk berbuat kebaikan, rajin mengaji, rajin membaca Al Quran, dan sebagainya.

Bisa jadi dulu, Tari Lengger Tapeng pada awalnya digunakan oleh para wali (Sunan Kalijaga) untuk berdakwah. Tahu kan kalau dulu para wali suka menggunakan media kesenian untuk berdakwah.

Tari Lengger dulunya nggak ditarikan oleh penari putrid. Tapi penari pria dengan riasan putri. Pengibing atau badhutnya tetap penari pria. Dulu, banyak orang yang terpikat dengan penari pria. Pada perkembanagn selanjutnya penari putra digantikan dengan penari putri.

LOKASI

Dusun Nglinggo, Kalurahan Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Jogjakarta.

HARGA TIKET

Lengger Tapeng ini biasa ditanggap dengan ongkos kurang lebih dua juta rupiah. Ini di luar ongkos transportasi dan konsumsi. Durasi pementasan Kesenian Lengger Tapeng ini bisa menyesuaikan. Bisa cuma beberapa jam atau bisa juga semalam suntuk.

 

Leave a Comment