Kesenian Incling

Satu lagi kesenian daerah yang mulai jarang muncul ke publik. Mungkin karena jaman sekarang nggak banyak anak muda yang getol belajar kesenian daerah kali ya. Lebih memilih belajar untuk nge-dance atau bikin boy band. Hmm kalau kayak gini terus lama-lama kesenian di Indonesia meredup ya.

Nah loh malah jadi sampai kemana-mana. Satu kesenian daerah yang dimaksud adalah kesenian Incling. Nah, kamu aja baru pertama kali ini dengar kan Sob. Kesenian ini berasal dari Jogja. Tepatnya Jogja bagian barat alias Kulon Progo. Mau tahu seperti apa kesenian yang sudah lama nggak terdengar ini? Yuk mari lanjut.

KEUNIKAN

Incling termasuk tarian rakyat tradisional Kulon Progo. Tarian satu ini biasanya mengangkat sebuah tema, yaitu cerita Panji. Nah, karena tarian dengan tema, makanya nggak mungkin dibawakan oleh satu penari Sob. Kesenian incling ini dibawakan berkelompok. Jumlah penarinya juga bisa dibilang nggak sedikit. Sekitar 15 sampai 17 orang.

Sama seperti kesenian rakyat yang lainnya. Pertunjukan ini biasanya diadakan di tempat terbuka. Durasi waktunya cukup lama. Kira-kira 3 sampai 4 jam. Semua penarinya harus laki-laki. Tapi meskipun begitu, ada satu penari laki-laki yang didandanin jadi kayak perempuan. Penari satu ini memainkan peran perempuan. Namanya “cepet wadon”.

Selain itu, yang juga menarik dan disukai penonton adalah peran tokoh pentul, bejer, serta kethek atau kera. Beberapa grup Incling yang ada antara lain berada di desa Jatimulyo, kecamatan Girimulyo, desa Sindutan, kecamatan Temon, dan di desa Tanjungharjo, kecamatan Nanggulan.

LOKASI

Beberapa grup Incling yang ada antara lain berada di desa Jatimulyo, kecamatan Girimulyo, desa Sindutan, kecamatan Temon, dan di desa Tanjungharjo, kecamatan Nanggulan.

AKSES

Akses menuju ke desa-desa ini bisa kamu tempuh menggunakan kandaraan pribadi.

HARGA TIKET

Free.

AKOMODASI DAN FASILITAS LAINNYA

Kulon Progo menyimpan banyak potensi budaya dan seni. Selain kesenian Incling ada lahi beberapa kesenian yang hanya bisa kamu nikmati di daerah ini. Antara lain tari oglek, krumpyung, tari angguk, dan lain-lain. Selian itu, potensi wisata alamnya juga nggak kalah menarik. Pantai, pegunungan, dan bendungan yang ada di daerah ini recommended untuk dijadikan destinasi wisata.

 

 

 

Leave a Comment