Candi Sari, Sudut Lain Candi Kalasan

Satu lagi candi yang ada di Jogja. Ini yang udah ketemu, belum lagi yang masih belum tergali. Maklum, jaman dulu banget kan Jogja pernah tertupup debu tebal karena letusa Gunung Merapi. Jangankan candi, Kerajaan Mataram aja sampai pindah dari Jogja ke Jawa Timur. Bisa kamu bayangin kan sedahsyat apa letusan merapi waktu itu. Barangkali letusan tahun 2010 nggak ada apa-apanya.

Menurut cerita, candi ini adalah sempilan dari Candi Kalasan. Beberapa pendapat mengatakan kalau candi ini dulunya difungsikan sebagai biaranya Candi Kalasan. Candi Kalasan sendiri merupakan canti tertua peninggalan budaya di Jogja. Berarti usia Candi Sari ini nggak jauh-jauh dari usia Candi Kalasan. Waaahhh udah tua banget ya nih candi.

KEISTIMEWAAN

Banyak yang bilang kalau candi ini adalah biara. Dilihat dari bentuk bagian lantai candi yang beralaskan kayu. Bagian jendela bergeruji dari kayu. Serta pintu dari kayu yang biasanya digunain untuk meditasi. Selain itu, di dalam candi ini terdapat kuil. Pada waktu ditemuin tahun 1929, kondisi candi ini rusak berat. Selanjutnya dipugar oleh Dinas Purbakala.

Candi Sari mempunyai beberapa bagian. Bagian kaki, bagian tubuh dan bagian atap. Candi Sari sendiri punya ketinggian 17meter, panjang 17,3 meter  dan lebar 10 meter. Tapi, sayang banget Sob. Banyak bagian batu yang hilang terutama pada bagian kaki candi.

Bagian tubuh candi bertingkat dengan pintu masuk menghadap ke timur. Pada bagian bawah terlihat pahatan orang yang sedang menunggang gajah. Setiap bagian atas maupun bagian bawah tubuh candi terdapat jendela disetiap sisinya.

Candi Sari punya 3 bilik. Berjajar, dihubungkan dengan lubang pintu diantara tembok pemisah. Diluar bagian tubuh candi terpahat arca. Arca diletakkan menjadi dua baris diantara jendela. Arca yang dipahatkan tersebut merupakan arca Dewa Bodisatwa dan Tara. Arca ini berjumlah 36 buah, 8 berada disisi timur 8 disisi utar, 8 disisi selatan sedangkan disisi barat sebanyak 12 buah.

Uniknya, aemua arca digambarkan dengan sikap lemah gemulai. Pada umumnya memegang teratai merah atau biru yakni yang disebut sikap Tribangga. Selain itu  juga digambarkan dengan nggak  banyak hiasan. Kemungkinan disesuaikan dengan tempat suci agama Budha.

Pahatan di kanan kiri jendela berupa kinara kinari. Kinara dan kinari adalah mahkluk kayangan yang berwujud setengah manusia, setengah  burung. Ciri khasnya adalah pada bagian luar dilapisi dengan Brajalepha. Brajalepha yakni lapisan  pada ornament relief. Terbuat dari getah beberapa tanaman yang berwarna kuning.

LOKASI

Candi ini sendiri terletak nggak jauh dari candi Kalasan.Tepatnya di Desa Bendan Kelurahan Tirtamartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Jogjakarta.

AKSES

Menuju ke candi ini kamu bisa menggunakan bus TransJogja trayek 1A atau 1 B. Turun di halte kalasan.

HARGA TIKET

Masuk ke kompleks candi ini kamu cuma ditarik 2000 rupiah Sob (dewasa).

AKOMODASI DAN FASILITAS LAINNYA

Beberapa tempat wisata terdekat dari area ini adalah Candi Ratu Boko, Candi Prambanan dan tentu saja Candi Kalasan. Kalau kamu berniat bermalam di sekitar candi, kamu bisa menyewa kamar di LPP Garden Hotel atau Grand Quality Hotel.

Leave a Comment