Jambu Kluthuk Selarong

Hah? Jambu jenis baru ya? Hihi..nggak lah Sob. Jadi dulu di daerah Gua Selarong Bantul, pernah ada primadona bernama jambu kluthuk. Kira-kira tahun 1970-an lah. Kamu pasti udah lahir kan? Hayoo ngaku deh kalau situ angkatan 70-an. Hehehe. Dulu, pas jaman itu, jambu kluthuk banyak ditanam di ladang dan hutan sekitar Gua Selarong. Karena jumlahnya … Read moreJambu Kluthuk Selarong

Jogja Juga Punya Jembatan Merah

Buat kamu yang merasa ‘dewasa’ pasti tahu lagu Jembatan Merah. Halah nggak perlu malu-malu gitu. Ngaku aja deh, situ angkatan jadul kan. Hehehe. Seoarang musisi Indonesia, Gesang menciptakan sebuah lagu sebagai bentuk kenangan akan eksistensi Jembatan Merah di Surabaya. Jembatan ini akhirnya juga dijadikan monumen perjuangan arek-arek Surabaya dalam merebut kemerdekaan. Weits..bukan Surabaya aja lho … Read moreJogja Juga Punya Jembatan Merah

Suku Jawa Satu Abad Sebelum Masehi

Satu abad sebelum masehi, kita masih jadi apa ya Sob. Masih debu yang berterbangan kali ya #sotoy. Tapi benerkan, jangankan direncanakan, yang merencanakan kita juga mungkin belum lahir. Heheehe. Tapi meskipun gitu, nggak ada salahnya kan kita tahu kehidupan nenek moyang kita. Jangan cuma percaya sama lagu. Katanya nenek moyang kita pelaut. Ah…masa iya. Jangan-jangan … Read moreSuku Jawa Satu Abad Sebelum Masehi

Jogja dan Sepeda

Lho? apa hubungannya? Sejak kapan Sepeda menjadi bagian dari keluarga Jogja? Nah, bingungkan jawabnya? Makanya kamu nggak usah nanya-nanya. Bingung sendiri kan jadinya. Hehehe Kota sepeda memang bukan julukan untuk kota Jogja. Apalagi jaman sekarang, nggak terhitung berapa mobil dan motor yang lalau lalang di kota Jogja. Dulu Jogja lenggang, kini suasana lenggang seperti itu … Read moreJogja dan Sepeda

Mas Mur Jangkung

Nah loh, siapa lagi ini. tokoh baru kah? Kok namanya nggak pakai kata eyang? Hehehhe. Itukah eyang kukur. Eh salah ya? ah, nggak penting laah ya. Bagi masyarakat Jawa, nama Jan Pieter Zoon Koen mungkin terdengar asing. Barangkali lebih akrab dengan nama Mur Jangkung. Padahal Jan Pieter Zoon Koen maupun adalah satu sosok pribadi yang … Read moreMas Mur Jangkung

Dolanan Bengkat, Permainan Anak Tradisional 1969

Pasti kamu nggak tahu apa itu permaian Bengkat. Konon katanya, dolanan ini sudah ada sejak penjajahan Jepang. Jaman dulu bahkan permaian ini dikompetisikan. Sebenarnya dolanan ini cukup populer di kalangan anak-anak. Buktinya, nama dolanan ini terekam di kamus Boesastra Djawa karangan WJS. Poerwadarminta (1939). Di dalam kamus Jawa itu dijelaskan arti dolanan Bengkat ini adalah … Read moreDolanan Bengkat, Permainan Anak Tradisional 1969

PONGPONGAN

Kamu pasti udah pernah lihat hewan yang disebut pongpongan. Bentuknya mirip sama bekicot. Kemana-mana bawa rumah gitu deh. Kalau ada benda yang menurutnya berbahaya, dia langsung ngumpet di cangkangnya. Tapi sayangnya, sia kan suka merambat kemana-mana, jadi wujudnya agak-agak buluk gitu Sob. Tapi itu dulu. Sekarang? KEUNIKAN Banyak ana-anak yang suka pongpongan. Nggak heran kalau … Read morePONGPONGAN

Larangan Dalam Bahasa Jawa di Jogja

Kalau kamu pernah blusukkan ke kampung-kampung di Jogja, kamu pasti pernah melihat aneka iklan layanan masyarakat di Jogja. Mulai dari yang isinya melarang pemulung masuk kampung, jam bertamu hanya sampai jam sekian, dilarang ngebut, jalan pelan-pelan, dilarang kencing sembarangan, dilarang buang sampah sembarangan, ngamen gratis, dan sebagainya. Biasanya, iklan-iklan ini ditulis dalam bahasa Indonesia. tapi … Read moreLarangan Dalam Bahasa Jawa di Jogja

Model Keluarag Jawa Dulu dan Sekarang

Kalau kita melihat kebelakang, pasti kita nggak lihat kedepan. Halah, jayus banget sih. Hehhe. Kalau kamu suka baca sejarah, kamu pasti tahu gambaran keluarga Jawa jaman dulu. Semuanya serba sederhana. Dari pola pikir, cara makan, apa yang dimakan, cara berpakaian dan lain sebagainya. Keluarga Jawa yang bisa disebut lebih maju barangkali lebih terbatas pada keluarga-keluarga … Read moreModel Keluarag Jawa Dulu dan Sekarang

Nyai Brintik, Istri Panembahan Bodo

Banyak tokoh-tokoh sejarah yang ada di Jogja. Baik itu setelah Jogja berbentuk Kesultanan Jogja atau masih bentuk Mataram Islam. Sayangnya, kisah hidup perjuangan tokoh-tokoh ini nggak tertuliskan dengan baik. Hanya beredar dari mulut ke mulut.  Akhirnya banyak kisah yang hilang dan terlupakan. Selain terlupakan, banyak dari kisah itu yang berubah. Jadi banyak tambahannya. Maklum saja, … Read moreNyai Brintik, Istri Panembahan Bodo